Posts

Showing posts from 2017

Jurnal #OASEEKSPLORASI2017 #4

Image
Hari Kamis (1/11)
Ah hari terakhir OASE Eksplorasi, barang-barang aku, Ceca, dan Zaky sudah siap, kami sudah mandi semua dan kami tinggal foto dengan keluarga inang kami. Jadi Ceca setting dulu dengan kameranya, dan aku dan Zaky mengumpulkan keluarganya dan bawa barang kami keluar. Kami ambil gambarnya, setelah itu kami menunggu kak Opal untuk menjemput kami.

Kak Opal datang, dan kami ke tempat nunggu kami, di dalam perjalanan kami melewati rumah kelompok Dhifie, tetapi di sana juga ada kelompok Kaysan, yang sedang bersama Vyel, dan Alevko. Dan mereka ke sana itu karena mereka sedang mencari Naufal yang tidak bilang kepada mereka, dia ke mana. Ya sudah, kami ke tempat pertemuan kita semua.

Sampai sana hampir semua kelompok sudah ada, aku dan Vyel mencari Naufal, jadi paling gampang kami ke dermaga pulau Kelapa karena mungkin dia kira kami akan ngumpul di situ karena kebetulan kapal kami di situ. Jadi kami ke sana, dan di dalam perjalanan, ternyata ia juga jalan kembali. Naufal bertan…

Jurnal #OASEEKSPLORASI2017 #3

Hari Rabu (01/11)

Pagi hari, tetap sama dengan yang kemarin kami makan pagi, tetapi menunya beda, kami makan ikan sekarang. Setelah kami makan pagi, Aku, Ceca, dan Zaky siap-siap untuk mengerjakan outputnya. Hari ini bapak Syarifudin akan memancing lagi, tetapi Ceca ikut untuk outputnya dan aku juga ikut karena, aku ingin mengambil gambar kapal bapak Syarifudin buat outputku. Setelah selesai aku pergi, dan Ceca dan bapak Syarifudin pergi. Aku langsung keliling-keliling untuk mencari gerobak yang sedang jualan atau yang sedang mengangkut barang, tapi sebelumnya aku ke rumah mentor dulu untuk menanya kapan aku bisa ke STP untuk mengambil botol minumku, tetapi ternyata botol minumku sudah di mereka.
Di dalam perjalanan ini aku belum wawancara tentang sepeda motor, sepeda, dan becak. Sebenarnya  aku tidak perlu wawancara tentang gerobak, tetapi aku perlu wawancara tentang gerobak, karena mungkin saja gerobaknya beli atau bikin sendiri. Jadi aku menyari narasumber, dan ketemu :D. Ibu-ibu…

Jurnal #OASEEKSPLORASI2017 #2

Hari Selasa (31/10)
Pagi hari jam 5:30. Aku, Ceca dan Zaky makan pagi nasi uduk, sambil ngobrol dengan orang tua inang kami. Setelah itu, kami ke dermaga pelabuhan dengan bapak Syarifudin, karena beliau juga ingin memancing, jadi kami bareng-bareng ke dermaga, sekalian membawa alat mancing bapak Syarifudin. Di perjalanan kami melihat kakak Pembina/mentor kami sedang di luar, menikmati udara dingin pagi hari pulau Harapan. Kami sapa, setelah kami sampai di kapalnya bapak Syarifudin, kami kasih barangnya ke beliau, dan beliau pergi. Dan setelah itu kami gabut, dan kami ke ayunan sambil menunggu yang lain. Kami bermain ayunan terus selama 30 menit, sampai ada salah satu teman kita. Setelah kami sudah berkumpul semua, kami ke dermaga, dan kami memakai lifevest, dan kami berangkat ke pulau kayu angin bira. Di dalam perjalanan, kami hanya melihat air yang biru, dan udara yang segar.
Sekitar 2 jam perjalan kami sampai di Pulau kayu angin bira, kami di brief sebentar, dan kami di pulau ini, …

Jurnal #OASEEKSPLORASI2017 #1

Hari Senin (30/10)
Akhirnya OASE Eksplorasi 2017 tercapai juga setelah OFest yang berjalan lancar, aku dan teman-teman jalan ke pulau Harapan untuk bermain-main dan belajar. Dan inilah cerita perjalananku dari Jakarta - Pulau Harapan - Jakarta.
Terbangunlah aku di rumah tanteku, ibuku sudah bangun dan mandi, aku baru bangun dan mempersiapkan baju untuk pergi. Sudah mandi, aku packing dan masukan semua barang ke mobil sambil menunggu kakakku  mandi. Setelah selasai kami berangkat ke pelabuhan Sunda Kelapa. Di dalam perjalananku ke Sunda Kelapa aku baru sadar bahwa aku tidak membawa Snorkel gear.
Karena aku tidak meminta untuk menyewa snorkel gear, kemungkinan aku tidak snorkelling nanti. Sampai di pelabuhan, aku langsung bertemu dengan salah satu kakak pembina/mentor kami, kak Sari dan teman aku Vyel, untuk pembagian oleh-oleh untuk keluarga inang kami. Setelah kami sudah diskusi, pintu masuk kapalnya sudah terbuka, aku dengan 19 teman lainku dan 7 kakak pembina/mentor memasuki kapaln…

Jenis-Jenis Transportasi di Pulau Harapan.

Image
Pramuka Penggalang OASE setiap tahun mengadakan perjalanan ke sesuatu tempat yang dikemas dalam nama OASE Eksplorasi. Kegiatan adalah untuk belajar dan diselingi dengan main, tahun lalu kami ada dibagi dua kelompok, tim Jahe dan tim Kunyit. Tim Jahe dan tim Kunyit berbeda tujuannya, Jahe ke Bandung sedangkan Kunyit ke Magelang dan Jogja. Kalau tahun ini kami cuma ada satu kelompok, dan kami pergi ke Pulau Harapan. Kalau tahun lalu, kami outputnya sudah ditentukan oleh kakak pembinanya, tapi kalau sekarang kami menentukan sendiri. Aku memilih output tentang transportasi, karena aku suka mobil, dan karena aku ingin tahu bedanya transportasi di sana dibanding di darat (Pulau Jawa). Saat pertama kali aku menginjakkan kaki di pulau Harapan, aku tidak melihat mobil di sana. Aku tahu mengapa tidak ada mobil di sana. Pertama karena mobil sulit untuk bisa diangkut ke pulau karena kapal yang pulang pergi ke sana terlalu kecil buat mengangkut mobil. Kedua,  jalan-jalan yang ada di sana kecil seka…

Output Eksplorasi 2017: Jenis-Jenis Alat Transportasi di Pulau Harapan

Image
Tujuan Penggalang Pramuka Oase melakukan OASE Eksplorasi 2017 adalah agar masing-masing anggota mempunyai output sendiri-sendiri. Ini berbeda dengan OASE Eksplorasi 2016 di mana outputnya ditentukan oleh mentor yaitu tentang makanan. Ketika tujuan OASE Eksplorasi 2017 sudah ditentukan ke mana, kami Pramuka Penggalang diminta mentor untuk menentukan output kami masing-masing. Saat itu aku bingung sekali ingin mengerjakan apa. Aku juga bingung ingin bertanya ke mentor mana agar mendapatkan pencerahan. Seketika aku mendekati kak Opal berkata padanya bahwa aku ingin mengerjakan output tentang sampah. Di luar dugaanku, kak Opal menyarankan untuk mengerjakan output tentang transportasi karena menurut kak Opal aku kan suka mobil, jadi karena saran kak Opal-lah aku mengerjakan output tentang transportasi
Inilah outputku sebelumnya:


Aku memberikan hasil yang berupa gambar di atas itu kepada kak Opal. Di hari terakhir latihan pramuka sebelum kami berangkat Eksplorasi, mentor dan orangtua berku…

Dari Pramugari, Menjadi Ibu Rumah Tangga, Tiga Anak Homeschooling.

Kalian tahu tidak bahwa sebelum menikah, ibuku pernah bekerja sebagai Pramugari di maskapai penerbangan Hong Kong yang bernama, Cathay Pacific? Dan setelah menikah dan punya anak, selain menjadi ibu rumah tangga, ibuku juga pengajar bahasa Inggris di LIA? Berikut adalah hasil wawancaraku dengan dan ibu sebagai tugas dari kak Irma Nugraha, dalam rangka OaseEksplorasi 2017.  
Menurut ibuku definisi seorang ibu rumah tangga adalah seorang perempuan yang memilih untuk tidak bekerja di luar dan pengurus suami dan anak-anaknya, mulai dari bangun pagi mengurus anak-anaknya dari urusan memasak sarapan, makan siang, makan malam, dan juga tugas-tugas domestik yang lain seperti, membereskan rumah, mencuci baju, juga tugas-tugas di luar yang menyangkut anak, suami, dan dirinya sendiri seperti, urusan ke bank, mengantar anak ke kegiatan di luar rumah seperti, sekolah, kegiatan ekstra kurikuler (kegiatan olahraga), kursus musik, field trip, (juga sering terlibat dalam mengurus hal-hal yang berkait…

Schedule OaseEksplorasi 2017

Day 1.
Setelah sampai pulau kelapa, jalan ke homestay sambil melihati transportasi sekeliling. Setelah sampai homestay kenalan sama yang punya rumah dan ngomong sebentar sama yang punya rumah. Sore aku keluar rumah dan mengamati transportasi sekeliling lagi dan kadang melihat plat nomernya, apakah masih hidup atau sudah mati STNKnya, dan menulis jurnal dan logbook.

Day 2. Baru mulai bertanya dengan tetangga sekeliling. Dan mengamati lagi transportasi yang ada di sana, malam nulis jurnal dan menulis logbook

Day 3. Pagi-pagi, bangun dan pergi. Di sana mungkin aku tidak snorkel tapi hanya berenang. Siangnya aku makan dulu baru bertanya lagi, dan mengamati transportasi yang ada di sana. Malam melakukan yang sama dengan day 1 dan day 2.

Day 4. tidak ada waktu lagi, packing barang, pamit dengan yang punya rumah, dan kemungkinan kasih kacang tojin punya ibuku sebagai tanda terima kasih, dan jalan ke pulau kelapa untuk menaiki kapal, pulang ke jakarta :D

Dummy Output dan Outline Output #PersiapanEksplorasi2017

Image
Hari Sabtu, 14 Oktober, aku melakukan dummy wawancara seperti yang diminta oleh kakak pembina Pramuka Oase. Aku mewawancarai tetanggaku, yang tinggal di seberang rumahku. Kebetulan tetanggaku punya dua jenis transportasi yang kami lihat sehari-hari: motor dan mobil. Jadi sore hari itu, setelah aku bermain bersama teman di lapangan dekat rumahku, aku pulang ke rumahku dulu. Setelah sampai rumahku, aku ditanya oleh ibuku. "Dik, ayo wawancara. Tanya dulu mau diwawancara jam berapa." Ya sudah aku ke rumahnya, dan bertanya: "Aku ada tugas untuk wawancara tentang transportasi." Dan beliau menjawab aku bisa wawancara sekarang. Aku langsung ke rumah mengambil alat tulis untuk mencatat semuanya.
Saat baru mulai wawancara, beliau bertanya mengapa harus wawancara, dan aku menceritakan bahwa aku dan teman-teman Pramuka Oase ingin ke Pulau Harapan untuk melakukan Eksplorasi. Baru setelah itu aku bertanya. Ini pertanyaanku
Bapak/Ibu punya kendaraan apa di rumah?Masih ingat tahun…

Infografis Tentang Pulau Pari

Image

#OaseEkpslorasi2017Tantangan#1 (UPDATED)

Image

Batik

Image
Batik, kain yang kami sering pakai untuk acara formal dan kewajiban sekolah. Ada 2 jenis Batik, Batik tulis dan Batik cap. Batik tulis menggunakan Canting.
Canting memakai Wax/Lilin. jadi lilinnya di bakar, nanti masukkan lilinya dalam bolongan besarnya dan tulis yang akan ditulis. Cap memakai Canting Cap dan lilin, bentuk Canting Cap seperti photo di bawah ini  Batik dibuat dari kain putih mori, yang nanti ditulis atau dicap dengan canting atau canting cap atau ditulis pakai pensil dulu setelah itu baru ditulis.

Sejarah Olahraga #1 Sepak Bola

Sepak bola, salah satu olahraga yang sering ditonton oleh orang di seluruh dunia. Yang kami melihat dari tv adalah 11 orang pemain, 2 sisi gawang, 2 babak, 2 tim, 1 bola, dan pemain tendang bola untuk memasuki gawangnya.
Tapi sebelumnya itu bola bermulai ditahun sebelum masehi, tapi itu belum sepak bola yang kami kenal, dulu orang bermain bola dengan karet dan orang bilang kalau bola itu bersimbol matahari. Mereka bermain, tetapi kalau timnya kalah kapten timnya dikorbankan ke tuhan.
Setelah itu Jepang, mereka juga ikutan dan sebelum bermain bola/Kemari kalau di Jepang, bola yang dipakai harus diberkati di kuil/rumah suci. Ada 6 atau 8 orang bermain dalam satu babak.
Setelah itu semua, pada tahun 1863 Inggris mulai olahraga yang kami suka sampai sekarang, sejarah Sepak bola itu panjang, sebenarnya sebelum Inggris ada Italia tapi ceritanya kepanjangan jadi segini saja ya. Sampai jumpa di cerita berikutnya

Aku dapat informasi ini dari video ini

Mengenal Lebih Banyak Tentang Luwak

Hai semua, aku di tulisan ini kita akan mengenal lebih banyak tentang luwak. Luwak itu adalah sejenis Mamalia yang hidup di Asia Seperti nama latinnya Asian Palm Civet. Asia lebih specific Asia Tenggara.

Luwak pertama kaliku lihat ada di Magelang dekat Candi Pawon ada sebuah Cafe yang sebelumnya ternak, aku sampai sana dengan keluargaku kami pertama melihat biji/kotoran yang sedang dijemur setelah dicuci.

Setelah melihat itu semua kami ke belakang dan melihat 4 Luwak dikurung yang didisplay. Yang satu masih dalam kondisi liar, tapi yang sisa sudah dijinak. Beberapa menit kemudian datang yang punya cafenya, kami diceritakan, saat Luwaknya belum dijinak dan masih liar meraka pergi ke hutan untuk mencari kotorannya. Tapi setelah mereka dapet 1 Luwak mereka memelihara 1 dulu. Nanti mereka nyari makan sendiri seperti buah kopi dan daging.

Setelah itu kami dikasih kopi dua jenis, Robusta dan Arabica. Aku coba kedua kopi, dan menurutku kalau mau dapat taste kopinya ada di Robusta.

Proses memb…

Persera Day #2

Hari terakhir Persera kami bangun jam 4:30 yang Muslim sholat Shubuh, setelah mereka balik, kami mulai beraktivitas.

Kami dibagikan dua kelompok, kelompok satu belajar tentang manajamen packing. Kelompok dua belajar tentang survival. Aku dapet kelompok untuk belajar survival, aku bersama Zaky, Ziel, Tata, Katya, Husayn, dan Dilan.
Aku belajar cara survive di hutan, seperti hewan apa saja yang bisa dimakan, hewan macam apa yang beracun, dan masih banyak lagi. Setelah kami belajar semuanya, kami jalan untuk melihat apa saja yang ada di sekitar tempat kemping kita, kami temukan Ganyong, kumis kucing, babadotan, DLL.
Setelah kami selesai belajar, kami ke manajamen packing, yang kelompok 1 ke survival. Di manajamen packing aku belajar cara packing yang benar, jenis-jenis tenda, jacket, DLL.

Setelah semuanya sudah, kami balik ke tenda untuk mempersiapkan ke Curug. Sampai di Curug kami bersenang-senang, dan salah satu temanku Dhifie menemukan air yang sangat dalam dia loncat aku kaget aku lo…

Persera Day #1

Diperjalanan ini aku dengan teman-temanku ke Gunung Salak di daerah Loji dekat Ciawi.

Jam 3:30 Aku bangun dan mandi. Setelah itu aku dan ibuku masuk ke mobil. Diperjalanan aku sarapan, setelah sampai di gerbang toll Tangerang kami keluar karena temanku Naufal ikut aku. Setelah Naufal sudah menaiki mobil aku, kami jalan ke stasiun Lenteng Agung.
Setelah kami sampai di sana aku pamit dengan ibuku, dan masuk ke kereta. Ketika aku masuk kereta ibuku bilang makan siangku ketinggalan. Setelah aku sampai stasiun Bogor aku ketemu dengan kak Shanty dan kak Andito dan izin untuk keluar beli makan siang. Setelah aku membeli makan siang aku lari kembali ke stasiun.
Jam 8:00 Setelah menunggu yang lain kami sudah bersama dengan yang lain, tetapi Vyel dan Yla telat bangunnya, jadi kami tinggali mereka, dan aku dengan yang lain-lain ke Loji menaiki angkot.
Jam 9:30 Setelah sampai sana kami memasang tenda. 1 jam kemudian Vyel dan Yla datang ke tempat kemping, dan semua sudah datang. 
Jam 13:30 Setela…

Makanan Yang Aku Makan

Sarapan:
Buat sarapan, aku membuat telur dadar. Cara aku membuatnya saya siapkan tempat untuk dicampur dengan garam dan merica, tapi aku biasanya parut keju yang banyak biar lebih enak. Setelah sudah aku campur rata, aku masukkan ke panci. Dan jadilah telur dadar.
Makan Siang:
Makan Siang, aku membuat patty. Gilingan daging sudah disediakan, jadi tinggalku bentuk bulat. Setelah aku sudah membentukan seperti patty, aku goreng dengan tambahan garam dan merica.
Makan Malam:
Makan Malam, aku membuat Ikan Fillet. Ikan sudah disediakan, tinggalku potong dan goreng dengan garam dan merica.
Cemilan:
Cemilan, aku membuat pisang goreng, Aku potong pisangnya, kugoreng. Setelah selesai kuparut keju yang banyak.
Minuman:
Air Putih :v
Mungkinkah membawa bekal makanan & bahan makanan tanpa menghasilkan sampah non-organik?
Iya bisa. Tetapi, dengan aku menggunakan mentega, garam, merica, dan keju yang dibeli biasanya dikemas oleh plastik. Kalau aku membawa jerigen sendiri aku bisa memakai minyak se…

Perjalanan Garut Bersama Teman-Temanku #2

Image
Januari 20 5:00.
Yang muslim sholat Shubuh, dan setelah sholat sarapan, setelah sarapan kami dipanggil Ummi untuk bekerja dan belajar.

kami Belajar membuat Bekong, cara membuat Bekong, pertama ambil daun pisang, setelah itu potong kecil tapi jangan terlalu kecil nanti dibentuk seperti ini
Setelah dibentuk diisi tanah seperti foto diatas. Setelah mengisi tanah kami dikasih bibit oleh Ummi, dan ia juga bilang ada 4 jenis Bibit, bibit pertama adalah bibit warisan, bibit warisan seperti namanya, bibit yang diwariskan. Bibit kedua adalah bibit lokal, bibit ini didapatkan di tanaman sekitar Indonesia. Bibit ketiga adalah bibit Hybrid atau Hibrida, bibit ini pertama disilangkan di Laboratium setelah itu di jual. Bibit terakhir adalah bibit GMO (genetically modified organism), bibit ini yang paling bahaya karena tidak terlalu jelas, bibit ini seperti bibit Hybrid disilangkan di laboratium setelah itu disilang lagi, jadi bahaya.
Kami selesai membuat Bekong, setelah itu kami memanen Ganyong dan G…

Perjalanan Garut Bersama Teman-Temanku #1

Halo semua, ini Fattah dan di tulisan ini adalah perjalanan ke Garut bersama teman-temanku. Yang ikut perjalanan ini dari Jakarta ada aku, Husayn, Tata dan Zaky. Dari Yogyakarta ada Andro, Aruna dan Liris. Yang dari Yogyakarta berangkat dari tanggal 18 Januari malam. Yang Dari Jakarta berangkat tanggal 19 Januari pagi jam 9. Ok sudah semua informasinya mulailah cerita ini.
19 Januari 4:30.  Aku bangun pagi karena sebelum ke stasiun Pasar Senen aku dan ibuku harus ke abangku dulu yang di Depok. Setelah kami sampai di Depok kebetulan abangku mau pulang, jadi ikut kami dan setelah itu kami ke stasiun Pasar Senen.
Sudah mendekati stasiun Pasar Senen ternyata ada kebakaran di Pasar Senen jadi macet, jalan terdekat ke stasiun Pasar Senen pun tertutup jadi kami harus melewati gang-gang yang jalannya kecil. Setelah kami sampai di stasiun Pasar Senen kami bertemu dengan Tante Lala, Tante Mella, Om Aar, Om Faizal, Tata, Husayn, Ali, dan Zaky.
 Setelah kami foto bersama kereta sudah boleh dinai…

Eksplorasi Day #8 Hari Terakhir Oase Ekplorasi dan Hari Terakhir Di Dusun Ngiringanan

Desember 19 2016 4:45.
Kami bangun pagi sekali, karena hari ini terakhir kami di dusun ngringinan dan Oase Ekplorasi. Kami bangun pagi untuk melihat sunrise dan kami foto bersama. kami sekitar 2 jam di sana, setelah itu ada yang mau beli madu mongso untuk oleh-oleh. Setelah mereka membeli Madu Mongso.

Setelah kami membeli madu Mongso ada yang mau ke Gereja Ganjuran untuk mengambil air Suci. Setelah mengambil air Suci kami balik lagi ke penginapan masing-masing packing, mandi, dan makan, dan setelah itu kami ke rumah ibu Cicilia. Setelah kami di rumah ibu Cicilia kami foto bersama keluarganya dan pamit, setelah itu kami pergi mencari bis untuk ke Terminal TransJogja SMA 7. Setelah kami turun dari bis, aku menanya Yudhis "mana kacamatanya?" ternyata jatuh di bis jadi kami lanjut saja kami menaiki TransJogja 3B untuk ke Malioboro. Kami tidak tahu di mana turunnya, jadi kami turun setelah itu menanya pegawai, ternyata kami kelewatan karena ada Terminal portable, kami menunggu bi…

Oase Ekplorasi Artikel "Ketela"

Di artikel ini aku akan membahaskan tentang Ketela atau Umbi-Umbian. Setelah aku dan teman-teman Eksplorasiku ke Rumah Ketela, aku mau membuat artikel tentang Ketela/Umbi-Umbian.

Di Rumah Ketela kami belajar banyak hal tentang Ketela/Umbi-Umbian. Ada banyak jenis Umbi-Umbian seperti ubi, ubi ungu, talas, suwek, dan masih banyak. Kami di ceritakan sebelum nasi ternyata makanan pokok sebelum nasi adalah Ketela/Umbi-Umbian.

Bapak menceritakan Waktu Gunung Merapi di Jogja meletus makanan yang tersedia adalah Indomie. Dan ia bercerita bahwa Indomie bisa bikin stress, karena nasi tidak ada mengapa tidak mempakai Umbi-Umbian, karena semburan lavanya kena padi, mengapa tidak memakai Umbi-Umbian, karena kan mereka tumbuh dalam tanah dan kata bapak itu pikiran kita sudah terjajah sama makanan impor.

 Di sana mereka tidak memakai tepung terigu karena mereka tidak mau memakai Gluten. Mereka memakai tepung Mocaf (modified cassava flour) jadi mereka tidak memakai Gluten.

 Mereka membuat Es krim, Eg…

Eksplorasi Day #5 Bye Desa Borobudur, Dusun Maitan, Hello Desa Palbapang, Dusun Ngringinan

16 Desember 2016. 5:15
Aku dan bangun di Gatotkoco, karena kemarin Yudhis lupa membawa kunci homestay kami. 6:30 Aku bangunkan Yudhis, kami balik ke homestay PuntoDewo, kami makan, mandi. Setelah itu kami ke Gatotkoco untuk minta foto bersama keluarga pemilik homestay masing-masing. Setelah kami berpamit dan foto bersama, kami ke Gatotkoco dan kami menunggu Andong/Delman dan Zaky dan Ceca karena mereka belum datang. Andong/Delmannya sudah datang tapi Zaky dan Ceca, kami jadi menaik Andong/Delman ke homestay mereka, tapi mereka ternyata sudah keluar dan mereka menaiki Andong/Delman. Kami menaiki Andong/Delman ke Terminal Borobudur, setelah kami sampai di terminal borobudur kami membayar RP40000 ke sado, setelah itu kami menaiki bis ke terminal Jombor.

Setelah kami sampai di Jombor, kami menaiki TransJogja 2A ke Malioboro, setelah itu transit ke 3A untuk turun di SMA 7, setelah kami turun di Terminal TransJogja SMA 7, kami menaiki bis yang ada kata "N" untuk ke Desa Palbapang,…