Posts

Pengalaman Menjadi pemimpin

Pemimpin mungkin adalah perannya yang paling di inginkan atau tidak di inginkan. Kebetulan ada LDK, aku sudah merasa Aku bisa memimpin, dan tentu aku menganjurkan diri. Di sini Aku bilang ke hatiku "tanggung jawab kita akan banyak banget, tapi kita hanya menerima hasil terakhir, apakah Kita akan bagus atau tidak".

Di persiapan regu saja aku sudah kesulitan, dan aku sudah hampir planning untuk menggagalkan regu aku untuk berangkat ke LDK. Tapi untungnya Ratri dan Khansa membantu aku, Ratri dengan memberi tenda tambahan karena aku tidak punya, dan Khansa untuk membuatkan benderaku.

Di kegiatan LDK tersebut aku merasa reguku not bad, tapi sayang sekali tugas2 tambahan yang regu aku dapat, tidak semuanya bekerja. Aku berharap sekali reguku punya inisiatif.

Waktu setiap regu diujikan, aku merasa kekompakan kami kembali, dan kami bisa survive hutan menyeramkan. Aku juga agak bangga bahwa reguku bisa tidak takut dan berani untuk melewatkan semuanya. Tapi tiba2 kami dipisahkan, aku …

Presentasi Dengan Bahasa Indonesia yang Rapi

Experience presentasi pertama Di depan umum itu waktu Di OFest 2017. Baru mulai aja presentasi Di depan umum, orang2nya banyak banget. Perasaanku waktu itu gugup, tapi juga agak seru, karena Aku tipe orang yang tidak suka presentasi. Tapi Aku memaksakan diri karena setiap kesempatan harus diambil. Dan menurutku Aku melakukan presentasi tersebut dengan ok.

Aku untungnya tidak dapet urutan pertama atau terakhir. Karena menurutku menjadi kedua orang itu adalah yang dipastikan akan menarik presentasi.

Waktu itu juga Aku Masih grogi dan Aku sendiri Masih bergetar. Tapi melihat satu temanku yang kebetulan pakai Bahasa Inggris, mungkin next time Aku mau mencoba pakai bahasa Inggris.

Kegiatan Oase Term Lalu + OFest

Januari 9 - Taman Suropati - OFest - Mentor yang hadir: kak Vanda:

Melakukan photoshoot OFest 2019 dengan hampir seluruh tim OFest



Januari 16 - Rumah Inspirasi - OFest - Mentor yang hadir: kak Putri, kak Vanda, kak Shanty dan kak Nina

Rapat tentang final report yang diberikan dari tim masing-masing.

Januari 25 - I3L - OFest - Mentor yang hadir: kak Dudi, kak Vanda, kak Nina, kak Iyek, kak Putri, kak Shanty, kak Caivin, kak Raken, dan kak Reza

memasang semua karya untuk pameran, dan setup untuk OFest nanti

Januari 26-27 - I3L - OFest - kak Dudi, kak Vanda, kak Nina, kak Iyek, kak Putri, kak Shanty, kak Caivin, kak Raken, dan kak Reza

Melakukan Acara OFest

13 Febuari - Rumah Inspirasi - Juru Kembang -  mentor yang Ada: kak Ira, kak Moi, dan kak Aar

Pembukaan Juru Kembang

13 Febuari - Rumah Inspirasi - Juru Tulis - mentor yang ada: kak Anne, kak Irma, kak Ayu

Pembukaan juru tulis

19  Febuari - Buka Buku - LDK - mentor yang ada: kak Ali, kak Opal dan kak Putri

Mengenali nanti apa saja Yan…

Jurnal Refleksi LDK

Persiapan:
Aku sebagai anak dari orang tuaku yang sangat teratur sekali, aku merasa aku masih belum dapat bagaimana bisa mengatur perlengkapan reguku. Perlengkapan pribadi aku bisa melakukannya karena aku yang punya barangnya jadi tahu di mana saja aku simpan barang-barangku. Tapi untuk yang perlengkapan regu, aku merasa tidak terlalu ok di sini. Banyak barang-barang reguku yang tiba-tiba hilang, seperti tendanya Ziel (salah anggota reguku) itu saja tiba-tiba tidak ada dan kami terpaksa harus meminjam tenda dari regu lain. Untungnya ada, regunya Ratri. Bendera pun aku harus meminta tolong Khansa, yang kebetulan juga melakukan bendera regunya Dhifie yang kebetulan ada adiknya di situ. Mungkin saja reguku tidak jadi berkemah karena tidak ada tenda.
Pemimpin regu:
Aku sebagai diri sendiri merasa, kualitasku merendah, aku biasanya sudah membuat list perlengkapan yang akan kubawa, tapi kali ini aku tidak bisa. Sebagai pemimpin regu I never felt more disappointed to myself than this moment to …

Review Film "Surival Family"

Review Film “Survival Family” by Fattah
Kami diminta oleh salah satu mentor kami, yang kami sering panggil kak Opal, Film di mana satu bernama keluarga “Suzuki” berisi 4 orang (Orang tua, dua anak, satu pria mahasiswa satu wanita SMA). Mereka tinggal di Tokyo, Jepang. Jepang di mana hampir semua orang mengandalkan teknologi untuk berhidup.
Keluarga ini bisa dibilang melupakan masa dulu di mana tidak ada teknologi sama sekali. SPOILER SEDIKIT di scene pertama, di mana kami melihat keluarga ini dapet ikan dan sayuran dari seorang pemancing yaitu kakeknya. Kakeknya pula juga sedang menelefon anak perempuannya sang ibu dari keluarga tersebut. Sang ibu memberi teleponnya ke anak perempuan, biar kakeknya bisa mengobrol dengan cucunya. Tetapi anak perempuan itu menolak Memang Cucu Durhaka. Setelah ibu dan kakeknya selesai menelefon, ibunya mau mencoba memotong ikan yang didapatkannya, tetapi beliau tidak bisa. Dia meminta tolong suaminya, dia juga tidak bisa. Dan waktu anak2 mereka melihat sayu…

Journal 23rd February

23rd February

I woke up at 6:35AM, this day I actually wanted to go to Comifuro, but I got too tired because I rode my bicycle for 34km and decided it will best just to go tomorrow. And decided to spend my Saturday researching more about bicycle parts.

And spend my noon to afternoon just sleeping. And the evening I realized I haven't done IELTS. So I quickly did my IELTS, discussed it with my group. And the rest of the day I played PUBG with my friends

Journal 21st February

Journal 21st

I woke up at 05:00AM, sleep again until 07:30AM. After that I took a shower, because today my parents has a meeting at Jakarta. And because we rarely go outside, we also went hunting for a bike box for me. Me and my mom already targeted for a certain brand called B&W. When we got there, we immediately asked where is the B&W bike box. We found it. There was another bike box brand called Fyrlyt. Eventhough my family loves German brands, my father likes Fyrlyt because it is more secured. But if I'm going to be honest, I really want the most expensive brand which is called Alan. Eventhough the price is 4 million more than the B&W. So I didn't really want it because too expensive.

After that, we're going to my mom's meeting place. But me and my dad are just going to drop her. Because after that I went to Pondok Indah Mall to Asics, to test my feet if it's flat, or not. But from that test as well, that feet has different style of running. my left …