Bowo dan Fateh Halilintar Liburan Di Pulau Untung Jawa?! Eksplorasi 2018 Day #2



Grup 1: (Aku, Alevko, Andini, Anja, Ceca, Hibban, Ratri, Tre dan Trisha)
Sumber Gambar: kak Ali
Pagi-pagi kami sholat shubuh. Aku masih mengantuk walaupun sudah kena air, Imamnya Alevko. Setelah itu kami sarapan. Di menunya ada nasi goreng, tempe dan telur. Setelah itu kami ke Pulau Rambut lagi untuk melakukan pengamatan pagi dan bersih-bersih sampah. Kami menaiki kapal yang sama seperti kemarin 

Sebenarnya sih kami main-main dulu, karena petugas Pulau Rambut belum datang. Jadi ya aku, Alevko, Ali, Hibban dan Syauqi sudah basah sebelum pengamatan pagi.
Lengkap
Sumber gambar:
Sumber Gambar: kak Ali

























Setelah petugas Pulau rambut datang, kami mulai pengamatan pagi. Karena kami bukan ke hutan lagi seperti kemarin, kami susur pantai. Jadi kami selama perjalanan ini sepatu boots kami terisi air dan kadang-kadang ikan kecil. Dan karena beberapa pakai celana pendek (ku juga) banyak yang kena lecet. Tapi aku tidak, aku tidak tahu kenapa penyebabnya tapi walaupun aku pakai celana pendek, di awal perjalanan aku sama sekali tidak kena lecet. Tetapi di akhir perjalanan aku kena lecet dari sepatu boots. Rasanya pedih dan yang bikin masalah lebih besar lagi, ini berkali-kali. Yang lain pakai scarfnya dan buffnya sebagai tameng biar tidak kena lecetnya. Aku tidak mau. Karena aku tidak ingin scarf dan buffku jadi basah. 
Sumber Gambar: kak Ali
Di jalan kami menemukan:
- Elang
- Anggur laut yang rasanya asin karena dari laut.
- Teripang
- Bintang Laut
- Beberapa ikan
- Kerang
Kerang dipegang Andini
Sumber Gambar: kak Shanty








Anggur Laut di makan Ali
Sumber Gambar: kak Shanty












Image result for patrick
Tidak nemu Bintang Laut yang identik jadi ini ya
Sumber Gambar:
Teripang sedang dipegang Fakhri A.K.A BOWO
Sumber Gambar: kak Ali
Setelah kami pengamatan pagi kami makan siang. Tapi karena kami mendapatkan banyak ikan, jadi kami buat ikan bakar. Kami diajarkan kak Ali bagaimana memotong ikan, apa saja yang perlu kami keluarkan dari ikan, dan cara bakarnya. Dan setelah selesai bakar-bakar kami makan siang enak lagi. aku makan ikan bakar, nasi, cumi goreng, sayur dan pertama kali sambelnya. Ternyata sambelnya enak sekali, aku dari pertama tidak mau makan sambalnya karena takut kepedesan ternyata tidak. Ternyata manis.
Makan Siang kami
Sumber Gambar: kak Shanty



Sumber gambar: kak Ali




Sebelum kami bersih-bersih sampah di Pulau Rambut, kakak-kakak pembina pada ragu, anak-anak masih pada kuat tidak untuk melanjutkan acara bersih-bersih Pulau Rambut. Tapi waktu mereka sedang diskusi itu beberapa teman-temanku pada main di air, ada yang front flip ada yang lompat-lompat, dan ada yang main pasir. Terus mereka tanya ke aku, apakah mereka sanggup atau tidak. Aku bilang: "Ah paling setelah ditanya pasti langsung jadi aktor". Jadi aku coba tanya ke mereka: "Kalian masih sanggup tidak untuk bersih-bersih sampah". Mereka dengan cepat bilang: "Gak!" Terus aku lari ke kakak pembina dengan kencang dengan berkata: "Lah tapi kok kalian masih kelihatan kuat lompat-lompat gitu?"                                                                 
Image result for tired walk gif
Jalan ke kakak-kakak Pembina
Sumber Gambar: 
Kubur Alevko dan Kaysan
sumber gambar: kak Shanty
Jadi kami melanjuti acara bersih-bersih sampah. Dan ternyata mereka malah semangat kembali, aku justru agak melemah dikit, mungkin karena sudah lama tidak latihan dan aku beberapa hari aku sakit.
Kaysan dengan sampah
Sumber Gambar: kak Shanty
Selesai itu, langsung pada main, padahal kapal sudah siap menjemput kami pulang ke Pulau Untung Jawa. Jadi yang kering pada pulang duluan.

Di reguku yang pulang duluan adalah: Tre, Hibban, dan aku. Alevko masih bermain air dengan teman-teman yang lain.

Semua orang ke kamar masing-masing. Si Hibban mandi duluan tapi dia juga BAB jadi lama. Jadi aku siap-siap untuk eksplorasi Pulau Untung Jawa karena kami masih perlu wawancara orang di pulau ini. Jadi aku siapkan notesku dan alat tulisku.

Setelah Hibban selesai aku mandi dan BAB juga. Setelah selesai, semuanya ternyata juga sudah mandi. Jadi Alevko, Ali, Hibban, Fakhri, aku, Tre, dan Syauqi mulai eksplorasi Pulau Untung Jawa. Karena tidak mau kelihatan seperti ingin gebrek rumah orang, kami pisah. Ali sendiri, Tre dengan Syauqi, Alevko dengan Fakhri, dan aku dengan Hibban.

Aku dapat duluan. Namanya ibu Supi, umur 36 tahun, dulu tinggal di Tangerang, sudah 6 tahun beliau di Pulau Untung Jawa. Punya anak 3, yang bungsu aku lihat sedang main, yang lain mungkin masih sekolah karena SD baru pulang sore jam 16:00. Beliau bekerja sebagai penjaga warung bersama suaminya. Dia ke sini karena ingin jualan jajanan di sini.

Setelah itu mendapat bapak-bapak. Namanya Zulkifli umur 33 tahun bekerja di PPSU (Petugas Prasarana dan Sarana Umum). Beresihin Pulau. Bapak ini Asli sini. SD dan SMP di sini, tetapi karena tidak SMA di sini jadi beliau ke SMK Cipayung. 6 tahun di darat bekerja di Soekarno Hatta, ketemu jodoh di sana, tapi tidak ingin di sana karena kangen rumah.

Tugasku di Pulau ini selesai. Aku tinggal menemani temanku Hibban karena dia masih perlu satu orang lagi.

Hibban selesai kami berdua balik lagi ke Mess, di dalam perjalanan kami bertemu Michelle dan Adinda bersama teman baru mereka, Trisha juga bersama teman barunya, dan Ratri dan Katya dan Andini dengan teman barunya.

Aku dan Hibban sampai di Mess, kami masuk kamar reguku, kami melihat regu semua anggota regu Garam Laut kecuali Kaysan tidur di kamar kami. Hibban tetap di situ, sedangkan aku keluar karena lebih enak di luar dan aku ingin menikmati hangat dari matahari.

Sumber Gambar: kak Ali
Sampai Adinda dan Michelle tanya kepadaku: "Fat. Fakhri mana ya?" ku jawab: "Di dalam sedang tidur". Ternyata teman barunya Michelle dan Adinda ingin berkenalan dengan Fakhri, jadi aku bergegas ke kamarku untuk membangunkan dia dari tidurnya. ternyata Anja juga membuat teman baru yang juga ingin berkenalan dengan Fakhri, temannya Trisha, Andini, Katya, dan Ratri semua ingin berkenalan dengan Fakhri. Fakhri tidak ingin keluar sama aku dan laki-laki yang kami mencoba gotong dia keluar tapi tidak jadi. Akhirnya Fakhri keluar juga, tetapi setelah semuanya sudah hampir pulang.

Karena bencana itu kami ledekin Fakhri dengan panggilan Bowo. Dan ada satu yang naksir dengan Syauqi karena kata mereka dia mirip Fateh Halilintar.
Sumber Gambar: kak Shanty
Dari teman-teman baru kami ada yang pulang dan ada yang masih ada dengan kami, ada 5 anak. Karena sudah malam dan mereka belum makan. Kami ajak mereka makan malam bersama kami. Tetapi 2 orang tidak mau ikut karena malu.

Kami makan malam Gulai ikan, Cumi goreng, tempe, sayur-sayuran mentah, dan nasi. Aku hanya makan nasi, tempe, Cumi Goreng, dan Gulai ikan.

Cumi Gorengnya seperti biasa, enak sekali dan renyah sekali. Kalau Gulai Ikannya, pedas dan kuahnya enak sekali kalau dicampur di nasi.

Dengan perut yang kenyang kami siap untuk melakukan jurnal refleksi. Tetapi ada bapak-bapak yang marah-marah dengan kami karena harusnya izin ke dia dulu kalau ada kayak gini-gini. Dengar begitu aku dan Andini lari ke kakak-kakak pembina kami untuk melapor bahwa ada kejadian aneh. Tapi waktu mereka mau bergegas ke Mess, bapaknya sudah pulang.

Ya kami salah tidak minta izin ke orang tua mereka, tetapi mereka bilang tidak apa-apa malam-malam jadi kami kira mereka sudah boleh. Ya tapi sudahlah itu sudah terjadi.

Kami jurnal refleksi seperti malam kemarin. Dan setelah itu kami tidur.

Terima kasih sudah membaca
Eksplorasi selanjutnya: Ada Apa Dengan Ikan Anjing Laut??

Comments

Popular posts from this blog

Tantangan #07 #eksplorasi #klubOASE Wawancara Pedagang Beras Dan Pemilik Penggilingan Padi

Akibat rotasi dan revolusi Bulan terhadap Bumi