Eksplorasi Day #4 Hari Terakhir di Desa Borobudur, Dusun Maitan

14 Desember Kamis 2016 Jam 6:00.

Aku bangun, aku sedang menunggu Yudhis mandi, setelah Yudhis sudah mandi aku mandi dan Yudhis makan, setelah aku mandi aku ikut makan. Setelah makan aku dan Yudhis pakai sepeda ke homestay Gatotkoco untuk briefing, karena hari ini kami mau ke pasar Borobudur untuk riset.

Setelah kami briefing yang jalan duluan kelompok Kaysan pertama, kedua kelompok aku, Terakhir kelompok Zaky, kami ke sana naik sepeda ke pasar Borobudur, ke sana kami tidak ada masalah sepeda.

Sampai di sana kami berpencar dan melakukan hal yang mereka mau menggali. Saya mau menggali tentang buah dan sayur, aku mendapat daun bayam dan daun kacang hijau, daun bayam aku sering melihat tapi kalau daun kacang hijau aku jarang melihatnya cara memakannya tinggal di gigit. Dan aku nemu pisang Ambon yang murah 1 sisir RP9000 dan kondisi bagus, sedangkan kalau di Cilegon pisang Ambon yang kondisi bagus 1 sisir RP20000 jadi ku beli pisang Ambon di sana, setelah selesai riset di Pasar Borobudur, kami ke rumah Ketela untuk belajar tentang umbi-umbian, kami di ceritakan banyak hal tentang umbi-umbian dan mereka menjual snack dan salah satunya adalah es krim jadi setelah selesai kami ada yang jajan snack, ada egg roll jadi Ceca membeli egg roll, es krimnya ada dua jenis ada Ubi Ungu dan Jagung, Aku membeli yang Ubi Ungu, itu enak sekali dan harganya RP4000. Waktu itu niatnya beli dua tapi takutnya duitnya habis jadi tidak jadi.

Selesai dari rumah Ketela, kami di suruh meriset ke dusun tamanan dekat sekali dari dusun Maitan jadi kami meriset ke sana. Tapi nanti kelompok berpencar tidak boleh saling bertemu, karena kelompok aku belum meriset Industri Rumah Ceriping, jadi kelompok aku ke sana untuk meriset Ceriping, di sana kami mencoba memotong singkong, mencuci potongan singkongnya, dan mengoreng singkongnya.

Selesai dari Industri Rumah Ceriping, kami ke dusun Tamanan, di sana kami bertemu dengan kelompok Kaysan, karena Yudhis ingin pertama jadi aku ngebut ke tahu tapi di sana ada pertigaan kalau lurus aku tidak tahu ke mana tapi kalau ke kanan itu dusun Tamanan tapi kelompok Kaysan lurus jadi kami pertama ke Industri Rumah Tahu, kami masuk di sana lagi membuat Tahu Goreng dan sekali masak 50 tahu dan mereka melakukan 5 kali jadi 250 tahu, pemilik Industri Rumah Tahu namanya Sukarman

Setelah kami selesai dari Industri Rumah Tahu, kami ke Industri Rumah Jetcooled, di sana mereka sedang membikin Getuk dan Ceriping singkong tapi pakai mesin Jetcooled, di sana ada ceriping yang di bumbui balado, kami membeli Ceriping yang biasa, yang hanya memakai garam pemilik Jetcooled namanya pak Aji.

Setelah kami selesai dari dusun Tamanan, kami pulang ke homestay masing-masing, tapi kelompok aku belum makan jadi kami makan,  tapi waktu sudah telat jadi kami ngebut naik sepeda, kami makan di warung mie ayam, kami kira terlambat karena suruh kumpul 14:30, Yudhis sms kakak, tapi ternyata kumpul jam 15:00, jadi kami santai makan mie ayamnya.

Selesai makan mie ayam kami langsung ke rumah Gatotkoco untuk diskusi, setelah kami diskusi kami melakukan tantangan "Golek konco anyar" make someone less stranger, atau bikin teman baru bahasa Jawa, setelah tantangan waktunya sudah habis, kami ke homestay masing-masing, ada yang mandi, tapi kami wajib makan malam.

Setelah selesai aku dan Yudhis ke Gatotkoco, kami ke sana dengan kelompok yang lain untuk diskusi pergi ke Candi Mendut. 19:00 Kami berangkat menuju Candi Mendut, di sini kami tentu punya kasus buruk, Yudhis kakinya keram dan celena panjangnya sobek, Gowesannya sepeda Zaky copot 3x. Kami sampai dengan selamat kami parkir sepeda dan kunci, kami ke sana ada yang meditasi dan ada yang berdoa.

Setelah selesai dari Candi Mendut, kami pulang ke homestay Gatotkoco, setelah itu kami ke homestay masing-masing.

Kecuali Yudhis dan aku, karena Yudhis lupa mengambil kunci rumah PuntoDewo jadi kami tidak bisa masuk dan tidak ada orang, karena mereka acara Maulid Nabi. Jadi kami tidur di Gatotkoco di kamar ujung



Comments

Popular posts from this blog

Akibat rotasi dan revolusi Bulan terhadap Bumi

Tantangan #07 #eksplorasi #klubOASE Wawancara Pedagang Beras Dan Pemilik Penggilingan Padi

Dari Pramugari, Menjadi Ibu Rumah Tangga, Tiga Anak Homeschooling.